Chief Risk Officer (CRO), Penguasa Baru Manajemen Risiko
Chief Risk Officer (CRO) tampil sebagai penguasa baru di wilayah manajemen risiko. Posisi baru yang kian populer dan berkibar di wilayah Keuangan di tahun 2011 ini. Sebelumnya, posisi yang sangat diperhitungkan dalam kancah manajemen risiko adalah Chief Accounting Officer (CAO), lalu pindah ke Chief Financial Officer (CFO), sekarang berpindah lagi ke posisi baru yaitu, Chief Risk Officer (CRO). Lalu, siapa penguasa manajemen risiko yang sebenarnya?
Hampir setengah dari eksekutif dalam sebuah laporan hasil penelitian yang dirilis hari ini (30 Juni 2011) menunjukan bahwa perusahaan mereka memiliki Chief Risk Officer (CRO)—naik menjadi 45% dibandingkan dua tahun lalu (2009) yang hanya mencapai 33% saja. Peran yang kian meningkat pada golongan eksekutif C-suite membuat CFO kehilangan posisi teratas sebagai penguasa manajemen risiko.
Survei terhadap hampir 400 eksekutif dilakukan oleh Accenture (sebuah lembaga konsultasi keuangan di Amerika Serikat sana) pada awal tahun 2011 ini (dirilis hari ini), melaporkan bahwa hanya 14% perusahaan yang menetapkan CFO sebagai pemegang utama tanggung jawab manajemen risiko, hanya setengah dibandingkan dengan 34% dua tahun lalu.
Yang mengagetkan dari hasil survei ini, ternyata ada lumayan banyak perusahaan yang menetapkan Chief Executive Officer (CEO) sebagai pemegang tanggungjawab di manajemen risiko. Accenture melaporkan bahwa 23% dari responden survei (yang semuanya dari eksekutif golongan C-suite), mengatakan CEO mereka memiliki tanggung jawab untuk manajemen risiko, nyaris dua kali lipat dibandingkan dengan tahun 2009 yang hanya mencapai 13%.
Managing Director risiko-manajemen lini konsultasi Accenture, Steve Culp, dalam press releasenya menyatakan bahwa, perubahan itu sebagian disebabkan oleh kenaikan CRO secara umum akibat perkembangan bisnis yang terus meluas secara global, dan manajemen risiko telah bergerak melampaui ‘compliance dan modeling exercise’.
Selain itu, para CFO seharusnya tidak merasa kehilangan otoritas apapun. Sebaliknya, sama halnya dengan posisi CFO—yang telah berkembang dalam beberapa tahun terakhir di luar angka-angka, posisi CRO pun demikian.
Lain Accenture, lain pula Marsh. Survey terhadap para manajer risiko dan eksekutif yang dilakukan oleh Marsh melaporkan bahwa CFO merupakan pemegang tanggung jawab paling penting dalam manajemen risiko. Hampir 30% dari responden melaporkan bahwa Chief Financial Officer merekalah yang menjalankan peranan tersebut.
Senada dengan laporan dari Accenture, sebuah survei terbaru dari Deloitte melaporkan bahwa 86% kliennya memiliki CRO atau setara, dan kebanyakan dari mereka melapor langsung kepada dewan direktur, CEO, atau keduanya.
Accenture juga melihat munculnya CRO sebagai tanda bahwa, manajemen risiko telah mengalami pergerakan penting di dalam agenda perusahaan secara keseluruhan dan dituntut untuk memiliki perhatian yang luas di luar departemen keuangan. Perusahaan yang cerdas akan menggunakan hal itu untuk mendapatkan keunggulan kompetitif dengan memasukan faktor tersebut ke dalam perencanaan strategis mereka.








butuh banget referensi mengenai CRO nic,buat bahan skripsi,,bisa minta dikirim ke email q ga?