Jurnal Akuntansi Keuangan

Cara Mudah Mengingat Debit dan Kredit [Video]

Cara Mudah Mengingat Debit dan Kredit [Video]

Untuk dapat memahami Akuntansi, pertama-tama dan hal yang paling dasar perlu dikuasai adalah ‘Persamaan Akuntansi’—yang kadang disebut ‘debit dan kredit’. Tentu. Tidak sesulit memahami persamaan-persamaan dalam Aljabar. Tetapi, tetap saja bukan sesuatu yang bisa langsung diingat begitu membacanya.

Setiap Akuntan pasti pernah mengalami kesulitan untuk mengingat debit dan kredit di awal-awal, terutama sekali pada saat berstataus mahasiswa. Video yang dibuat oleh StudentKnow ini menunjukan bagaimana caranya mengingat debit dan kredit dengan menggunakan metode yang unik sehingga mudah untuk diingat.

Debit dan kredit memang sangat penting dan wajib untuk dihafal. Tetapi jangan khawatir, seiring waktu (mengikuti pengalaman), debit dan kredit akan muncul dengan sendirinya di kepala—tanpa perlu diingat atau dihafal.

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=onq8AfjxjRo&rel=0]

Para senior pastinya punya cara sendiri-sendiri untuk dapat mengingat debit dan kredit. Cara seperti apa yang dulu anda gunakan untuk bisa mengingat debit dan kredit dengan mudah?

Mr. JAK

Mr. JAK

Seorang Akuntan yang prihatin akan mahalnya biaya pendidikan dan bahan ajar, khususnya terkait dengan bidang Akuntansi, Keuangan dan pajak di Indonesia.



Related Articles

Siklus Pendapatan (Penjualan) dan Utang (Pembelian)

Akuntansi, pada dasarnya adalah rangkaian proses berbagai aktivitas keuangan dan bisnis yang disebut dengan “Siklus Akuntansi (Accounting Cycle)”—yang terdiri dari:

Akuntansi Persediaan: Sistim Periodik Vs Perpetual

Dalam akuntansi persediaan, ada dua sistim yang lumrah digunakan, yaitu: sistim periodik dan sistim perpetual. Bagi pegawai accounting, sistim persediaan

Kesalahan Akuntansi Paling Umum Oleh Pengusaha Kecil

Menjadi pengusaha—sekecil apapun skala usahanya—pastilah bukan perkara mudah. Membidik peluang dan mengubahnya menjadi bisnis adalah bakat yang hanya dimiliki oleh

Silahkan Berkomentar

Silahkan Berkomentar
Belum ada Komentar! Anda bisa jadi yang pertama Untuk berkomentar pada artikel ini!

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*